Showing posts with label final 2008. Show all posts
Showing posts with label final 2008. Show all posts

Sunday, June 29, 2008

Finally, It's Final!

It's the Final!
Dan kali ini adalah 2 tim favorit yang menunjukkan kebesaran nama mereka di sepakbola Eropa, dengan menumbangkan sejumlah kuda hitam. Jerman, pemilik 3 gelar Eropa, masuk final untuk yang keenam kalinya, dan akan berhadapan dengan Spanyol, yang sudah lebih dari 40 tahun haus akan gelar internasional dan ingin sekali memberikan prestasi semata wayangnya sebuah teman lagi.

Dengan pelatih yang sama-sama mengerti strategi khusus pasukan dan lawan masing-masing, semuanya akan berpulang kepada bagaimana para pemain mengejawantahkan taktik yang telah mereka terima. Jika tidak ada perubahan, maka Jerman akan mengandalkan serangan dari sayap melalui bek berbahaya yang bisa mencetak gol, Philip Lahm, dan Lukas Podolski (kiri), serta sayap kanan produktif Bastian Schweinsteiger dibantu Arne Friederich dalam bertahan. Lahm dan Podolski akan bertemu dengan Sergio Ramos yang sangat brilian dalam bertahan dan menyerang, yang akan dibantu oleh Andres Iniesta, yang sangat mobil dalam menjelajah pertahanan lawan. Jens Lehmann di bawah mistar akan mendapat kawalan dari duo Pert Mertesacker dan Christoph Metzelder dalam menghalau serbuan Fernando Torres, yang sepertinya akan bekerja sendirian, setelah pasangan sehatinya David Villa harus minggir karena cedera, dengan sedikit bantuan dari David Silva dan Fransesc Fabregas. Torsten Frings dan Thomas Hitzlperger akan mencoba menghalau Xavi Hernandez berkreasi membangun serangan dengan leluasa. Michael Ballack bakal mendapat kawalan ketat dari Marcos Senna dalam mengirim umpan-umpan terobosan. Iker Casillas akan menjaga gawang Spanyol dengan Charles Puyol dan Carlos Marchena bertugas meringankan tugasnya dari gangguan Miroslav Klose, yang hebat dalam memenangkan duel di udara. Juan Capdevilla di kiri akan mencoba menahan agar Schweinsteiger tidak leluasa mengancam gawang Casillas.

Pertandingan akan ketat, bahkan cenderung berhati-hati di awal. Jika ada gol di menit-menit awal, maka permainan akan cenderung terbuka. Namun bila tidak, bukan mustahil akan terjadi adu penalti.

Prediksi juara: Jerman diunggulkan dari segi materi dan mental, tapi Spanyol sepertinya akan mampu mengatasi semua beban yang dipanggulnya. SPANYOL!

Friday, June 6, 2008

'08 NBA Finals: Game 1

Boston Garden (Oops! make it the TD Banknorth Garden now...) full with joy this night, as the Celtics ran past Lakers in the 3rd quarter and never looked behind to claim a 98-88 victory in Game 1. Kobe-led Lakers came tough through the 2nd quarter when they blew Celtics lead to take over the advantage going through the halftime.

Derek Fisher and Pau Gasol led their team with double digit, while Kevin Garnett and Rajon Rondo did the same with the opposite in the first half. Kobe Bryant himself shot a dismal 35 percent, with his best came in the 3rd quarter when he scored 12 on 5-for-10 field goals and 2-for-2 free throws. The other BIG 3 beside Garnett also had a terrible first half, scoring a low 3-point for both Ray Allen and Paul Pierce.

The momentum for Celtics came at the start of the 3rd quarter when Pierce was fouled by Vladimir Radmanovic and precisely hit the 3-point-field-goal, then followed by a free throw to make it a four-point-play. With their rugged defensive scheme still made difficult for Kobe to easily made shot after shots, meant that Coach Jackson must find other sidekicks to balance the game and gain another lead. When the red hot Pierce accidentally sprained his foot behind teammate Kendrick Perkins, the future seemed bleak and the momentum could turn around. But the Celtics could hold on, even tied the game when Allen came from nowhere to score a wide-open-3pt. It couldn't be better when the fans at the Garden saw Pierce walking into the court once again, proving he wasn't seriously injured. Even worse than before, for the Lakers, Pierce hit back-to-back 3-point-field-goals to make it a lead for good.

Going into the 4th with 4-point-behind, the Lakers were troubled by their players' foul and still couldn't find any solutions to Celtics' defense. Now they're going to have a 2-day break to find out how to dismantle their opponent's spiderweb, before the series shifts to their homeground next tuesday.


Next: Game 2 is Sunday, 8 June 2008, 9:00 PM (ET) at TD Banknorth Garden.

Thursday, June 5, 2008

2008 NBA Finals: Yang Klasik Pasti Asik!

Dan panggung itu pun telah siap...

Penggemar basket di dunia ini sedang menantikan final dari liga termenarik di dunia (itulah klaim arogan dari orang amerika sono; bahkan mereka mengklaim juara liga negaranya sebagai "World Champion"!), dalam pagelaran bertajuk "2008 NBA Finals".

Klasik! Begitu komentar sebagian besar penggemar -- sedikit yang tidak berkomentar seperti itu adalah orang-orang yang jarang membaca berita NBA, atau memang membenci kedua tim ini sekaligus -- , dan memang tidak salah, karena BOSTON CELTICS dan LOS ANGELES LAKERS telah bertemu 11 kali, rekor terbanyak dalam partai final NBA. Jumlah gelar dan partisipasi mereka di ajang final pun menempati 2 peringkat atas. Celtics masih memegang rekor juara terbanyak dengan 16 kali (20 kali masuk final, termasuk 2008), disusul Lakers dengan 14 kali (29 final, termasuk 2008); sementara tim lain masih berjuang untuk dapat meraih gelar dengan jumlah 2 digit, atau sekedar masuk final.

Lalu, bagaimana dengan hasil pertemuan mereka? Celtics menang 8 kali dalam 10 kali final sebelum ini. Di masa-masa awal NBA, mereka begitu perkasa dengan bintangnya Bill Russell dan pelatih Arnold Jacob "Red" Auerbach tidak mampu ditandingi oleh bintang Lakers seperti Elgin Baylor dan Wilt Chamberlain. Dua kemenangan Lakers diperoleh di era 80an, saat terjadi pertarungan antara 2 legenda NBA, Larry Bird (Celtics) dan Earvin "Magic" Johnson (Lakers). Dan sejak 1987, mereka harus menunggu 21 tahun untuk dapat bertemu lagi dalam partai terbesar di sepanjang kompetisi ini. Suatu partai yang tentunya juga sangat dinantikan oleh para petinggi ABC, karena mereka sangat berharap bahwa rating final kali ini tidak seburuk musim lalu (baca ini).

Sedikit analisa berdasarkan pertemuan kedua tim di musim reguler, Celtics mengungguli Lakers dalam 2 pertemuan kandang dan tandang. Celtics mempunyai rekor 10-1 di kandang dan 2-7 saat bertandang selama playoff wilayah Timur; sementara Lakers mencatat rekor sempurna 8-0 di kandang dan 4-3 di kandang lawan. Melihat keadaan ini, kemenangan kandang tetap menjadi kunci, dimana Celtics diuntungkan karena memiliki rekor reguler yang lebih baik dari rivalnya. Namun Lakers sendiri mempunyai kelebihan di sisi permainan saat bertandang, dimana mereka baik sekali dalam menghadapi partai-partai krusial di kandang lawan, seperti saat melawan DENVER NUGGETS, UTAH JAZZ, maupun SAN ANTONIO SPURS; suatu hal yang justru kebalikannya terjadi pada Celtics: mereka tidak pernah menang saat tandang ke ATLANTA HAWKS dan CLEVELAND CAVALIERS. Untungnya mereka mampu mengambil 2 partai di kandang DETROIT PISTONS sehingga mental mereka membaik menghadapi partai tandang di final.

Pertarungan antar protagonis akan melibatkan MVP NBA 2008 KOBE BRYANT dan Pemain Bertahan Terbaik 2008 KEVIN GARNETT. Bryant akan dibantu oleh Derek Fisher, Vladimir Radmanovic, Lamar Odom, dan Pau Gasol. Sedangkan bintang yang berdiri di sisi Garnett adalah Rajon Rondo, Ray Allen, Paul Pierce, dan Kendrick Perkins. Dari sisi pengalaman, hampir tidak ada bedanya kalau melihat lama bermain di NBA, hanya saja Lakers dapat disebut lebih berpengalaman karena beberapa pemainnya sudah mempunyai cincin juara NBA, sementara di kubu Celtics hanya James Posey dan Sam Cassell yang mempunyai cincin juara. Dalam situasi seperti ini, pengalaman di final mempunyai dampak besar, sehingga Lakers lebih diunggulkan dapat pulang membawa gelar tahun ini, sekaligus mendekati perolehan gelar rival beratnya itu.


Apa pun tim pilihan anda, selamat menikmati 2008 NBA Finals!